 |
Kopi Cold Brow (Google)
|
Seiring dengan maraknya coffee shop, kopi cold brew jadi
menu favorit di banyak kafe. Selain manual brew, penggemar berat kopi juga
menyukai kopi cold brew.
Jika biasanya kopi diseduh dengan air panas dan didiamkan beberapa menit,
berbeda dengan cold brew, kopi diseduh dengan cara direndam air dingin selama
beberapa jam.
Sebenarnya, konsep
dasar cold brew adalah mencampur air dingin atau air bersuhu ruangan
dengan bubuk kopi yang digiling kasar, lalu didiamkan selama 12 jam kemudian
disaring. Konsentrat kopi yang diperoleh dapat disajikan sebagai minuman hangat
atau dingin.
Penasaran
ingin membuatnya dirumah? Jangan khawatir, kamu hanya perlu menyiapkan biji kopi
favorit yang sudah disangrai, dan air dingin. Alat-alat yang digunakan juga sangat
sederhana. Berikut cara membuat cold brew ala coffee shop di rumah mengutip dari
Kristine's Kitchen.
1.Rasio kopi dan air
Rasio kopi dan air akan berpengaruh terhadap
kepekatan kopi. Semakin banyak air dibanding kopi maka hasil seduhannya akan
semakin encer. Ukuran standar
pembuatan kopi cold brew adalah menggunakan 128 gram bubuk kopi untuk 1 cangkir
air dingin (236 ml). Perbandingan ini masih bisa disesuaikan dengan selera.
Busa dibuat lebih pekat ataupun lebih cair.
Untuk
membuat kopi cold brew disarankan memakai biji kopi yang digiling tidak terlalu
halus. Biji kopi pada tingkat kehalusan ini akan menghasilkan ekstraksi
yang lebih baik dibanding dengan memakai biji kopi yang terlalu halus.
2. Waktu penyimpanan
Selanjutnya
campurkan kopi yang sudah digiling dengan air dingin pada gelas kaca. Setelah
mencampurkan kopi dan air dingin pada gelas, langkah selanjutnya adalah
menyimpan kopi untuk membiarkannya terekstraksi. Ini bertujuan untuk
menghasilkan kopi yang sudah terekstraksi pada air dengan sangat baik.
Waktu ideal untuk ‘merendam’ kopi cold brew umumnya adalah 8
jam-12 jam, tapi durasi lamanya pendinginan ini kembali lagi kepada selera
masing-masing. Untuk
menghasilkan cold brew yang lebih enak dan mengurangi rasa pahitnya, disarankan
untuk menyimpannya lebih lama.
3. Menyaring
kopi
Langkah terakhir untuk menyajikan
kopi cold brew adalah dengan menyaringnya. Untuk memisahkan ampas kopi dengan
kopi yang sudah bisa diminum, cold brew membutuhkan proses penyaringan terlebih
dahulu.
Cara yang lebih mudah untuk
menyaring cold brew, bisa dengan menggunakan kain halus dan mangkuk yang cukup
besar. Kain atau saringan yang halus ini akan memisahkan ampas kopi bahkan
sampai butiran terkecil sekalipun. Sehingga kopi yang masuk ke dalam cangkir
untuk disajikan bisa terbebas dari ampas kopi.
Kopi cold brew yang sudah
disaring masih bisa disimpan lagi menggunakan wadah kaca yang cukup besar dan
ditutup rapat. Cold brew bisa disimpan di dalam kulkas dan bertahan dalam waktu
kurang dari dua minggu.
Tips:
- Pastikan biji kopi ditumbuk kasar, jangan
gunakan bubuk kopi yang terlalu halus karena proses ekstrak yang tidak bisa
dibilang singkat akan menciptakan aftertaste pahit
yang berlebihan.
-Gunakan air yang telah disaring, jika
memungkinkan. Secangkir kopi akan memiliki rasa yang lebih bersih dan manis
jika Anda menggunakan air yang telah disaring untuk membuatnya.
-Supaya hasil seduhannya
maksimal, pilih kopi yang segar (kira-kira berumur 2 minggu setelah tanggal
roasting) dan giling kopi sesaat sebelum diseduh. Ingat, tekstur gilingan,
tidak perlu terlalu halus.
-Pilih kopi yang memiliki cita
rasa asam yang tinggi, seperti kopi dari Toraja atau Bali.
Sebaiknya jangan memakai kopi dengan cita rasa asam yang rendah karena hasil
seduhan kopi dengan metode cold brew sendiri rasa asamnya
sudah turun drastis.
-Bisa menambahkan air atau susu
dengan menggunakan rasio 1:3 (1/4 bagian untuk konsentrat kopi dan 3/4 bagian
untuk air atau susu). Rasio ini tidak bersifat mutlak, jadi anda bisa mengubah
rasio sesuai dengan selera.
(Viona Bono Valvinka)
Continue reading Cara Membuat Kopi Cold Brew Ala Coffee Shop di Rumah dengan Mudah