Sabtu, 02 Januari 2021

5 Film Indonesia Paling Banyak di Tonton Tahun 2020

Sumber: idntimes

 

 

Pandemi yang melanda berbagai negara mengharuskan beberapa sektor hiburan ditutup, salah satunya bioskop.  Penutupan bioskop membuat produksi film Indonesia terhambat. Mengingat keadaan pandemi memuat Industri film Indonesia menjadi lesu.

Meski begitu, setidaknya ada beberapa film Indonesia yang dirilis sebelum pandemi dan berhasil meraih ratusan ribu bahkan jutaan penonton. Berikut film-film indonesia yang paling banyak di tonton tahun 2020:

1.Milea: Suara dari Dilan

Film Indonesia terlaris di tahun 2020 yang pertama yaitu Milea: Suara dari Dilan. Film yang dibintangi Iqbaal Ramadhan (Dilan) dan Vanesha Prescilla (Milea) itu resmi merangkul 3,1 juta penonton. Tidak heran jika film yang menceritakan kisah cinta Dilan dan Milea ini terus membuat penontonnya penasaran.

Kisah yang diangkat dari novel karya Pidi Baiq itu terus menghipnotis penggemarnya setelah dirilis pada Februari 2020. Film ini masih menceritakan perjalanan cinta Dilan dan Milea namun dari sudut pandang Dilan. Banyak cerita yang belum pernah ditampilkan pada dua film sebelumnya

2.Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini

Film karya Angga Dwimas Sasongko ini berhasil menjadi film yang populer tahun 2020. Diangkat dari novel karya Marchella Febritrisia Putri, NKCTHI berkisah tentang kisah keluarga yang awalnya terlihat bahagia namun mempunyai masalah dan trauma yang cukup serius.

Dibintangi oleh Rio Dewanto, Sheila Dara Aisha dan Rachel Amanda. Alhasil, tak salah jika film ini sebagai film terlaris pertama yang rilis tahun 2020 karena berhasil menembus angka 1 juta penonton dalam 7 hari penayangannya di bioskop dengan total keseluruhan 2,2 juta penonton Indonesia.

3.Akhir Kisah Cinta Si Doel

Film Indonesia terbaik sepanjang tahun 2020 selanjutnya yaitu  Akhir Kisah Cinta Si Doel. Film bergenre drama romantis ini berhasil meraih penonton sebanyak 1,1 juta penonton Indonesia. Bagi kamu yang mengikuti kisah cinta Doel, Sarah dan Zaenab, film ini sangat dinantikan.

Dibintangi oleh Rano Karno, Maudy Koesnadi, dan Cornelia Agatha, film Akhir Kisah Cinta Si Doel berkisah tentang Doel yang harus memilih antara hidup dengan Zaenab yang tengah hamil atau rujuk kembali dengan Sarah dan membangun kehidupan baru demi sang buah hati.

4.Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2

Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 merupakan Film bergenre horor yang dibintangi oleh Chelsea Islan, Baskara Mahendra, Widika Sidmore, dll.  Film ini adalah lanjutan Sebelum Iblis Menjemput pertama yang meraih kesuksesan dengan penonton lebih dari 1 juta orang.

Berkisah tentang kelanjutan teror iblis yang terus menghantui Alfie, film ini menjadi film yang paling dinanti oleh para penggemar film horor Indonesia. Tak heran jika film ini ditonton lebih dari 860 ribu penonton di bioskop.

5. Mangkujiwo

Film indonesia terbaik lainnya yaitu Mangkujiwo. Film horor ini berkisah tentang asal usul lahirnya kuntilanak bernama Kanti, seorang wanita hamil yang memilih bunuh diri karena perseteruan petinggi keraton. Film yang dibintangi oleh Sujiwo Tejo, Yasamin Jasem, Asmara Abigail, dan lainnya memiliki kisah yang menarik hingga berhasil ditonton sebanyak 830 ribu penonton Indonesia.
(Viona Bono Valvinka)

Continue reading 5 Film Indonesia Paling Banyak di Tonton Tahun 2020

Senin, 07 Desember 2020

Webinar Jurnalistik di Tagar Institute Bersama UU Suhardi

Sesi foto bersama (Foto: Tagar)


 

Jakarta - Tagar Institute kembali menggelar webinar jurnalistik secara virtual pada senin, 7 Desember 2020. Webinar dimulai pukul 13.00-14.00 dengan tema "Menerapkan Bahasa Indonesia Yang Baik dan Tepat Untuk Media".

Menghadirkan UU Suhardi selaku penulis buku Celetuk Bahasa sebagai pembicara, dan Cory Olivia sebagai Moderator, webinar diikuti oleh 60 lebih peserta. Terbuka untuk umum, webinar virtual ini menyediakan E-Sertifikat untuk para peserta yang hadir.

Webinar diawali dengan pembukaan oleh Fetra Tumanggor, selaku Pemimpin Redaksi Tagar.id. Selanjutnya penyampaian materi oleh UU Suhardi. Mantan Redaktur Bahasa Tempo ini memiliki pengalaman bekerja pada bidang bahasa selama 22 tahun. Ia menjelaskan bagaimana penerapan bahasa Indonesia yang baik dan tepat untuk media.

(Foto:Tagar)


Materi pertama yang UU Suhardi sampaikan mengenai pengelompokan ragam bahasa. Menurutnya ragam bahasa terbagi menjadi tiga yaitu ragam bahasa formal untuk karya ilmiah, ragam bahasa semi formal untuk jurnalistik media, dan ragam bahasa non formal untuk percakapan sehari-hari.

Selanjutnya UU menjelaskan tentang kaidah kebahasaan, mulai dari kalimat sampai tanda baca yang sesuai. Menurutnya dalam menulis kalimat kita harus mematuhi kaidah kebahasaan, contohnya kalimat efektif yaitu kalimat yang singkat, padat, jelas, lengkap, dan cermat yang tidak menyimpang dari kaidah. Juga kalimat sempurna dengan subjek dan predikat serta pelengkap.

“Pilihan kata harus tepat, karena kalo salah dalam pemilihan kata, pembaca bisa bingung" ungkapnya.

Uu juga memberikan contoh kalimat yang salah beserta pembetulannya. Di antaranya yaitu penggunaan tanda baca, huruf kapital, huruf miring, kata baku, kata non baku, kata depan, kata majemuk, kata mubazir, kata bentukan, dan pilihan kata.

Selanjutnya sesi tanya jawab oleh para peserta. Banyak pertanyaan menarik yang diajukan, seperti bagaimana sebuah tulisan menjadi menarik, mengenai diksi, narasi dan pilihan kata. "Gunakan kalimat efektif yang disusun dengan bahasa jurnalistik. Cari sesuatu yang baru dan sedang trend diperbincangkan" Ungkapnya.

Webinar yang berlangsung sekitar satu jam ini diakhiri dengan sesi foto bersama yang dipandu oleh Cory selaku moderator. Webinar juga bisa dilihat kembali pada Youtube Tagar TV.

(Viona Bono Valvinka)




Continue reading Webinar Jurnalistik di Tagar Institute Bersama UU Suhardi

Minggu, 08 November 2020

Sistem Pembelajaran Menarik di Politeknik Negeri Jakarta

situs resmi PNJ
sumber : Google



Melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tidak selalu universitas atau institut, dari banyaknya piihan untuk melanjutkan pendidikan, salah satunya yaitu Politeknik. Politeknik merupakan perguruan tinggi yang hanya menyelenggarakan pendidikan vokasi dan menyiapkan peserta didiknya untuk siap bekerja. Di samping itu, perguruan tinggi ini juga dituntut untuk memberikan pengalaman belajar dalam membentuk keahlian dan keterampilan dalam suatu ilmu pengetahuan. 

Politeknik Negeri Jakarta atau PNJ, merupakan perguruan tinggi negeri yang menyelenggarakan program vokasi yang didirikan untuk memenuhi kebutuhan SDM profesional di industri, baik industri jasa maupun industri manufaktur.  

Dahulu Politeknik Negeri Jakarta merupakan fakultas non gelar teknologi Universitas Indonesia (FNGT-UI), yang kemudian menjadi Politeknik Universitas Indonesia. Politeknik Universitas Indonesia didirikan 20 September 1982, hingga pada tanggal 25 Agustus 1998 melepaskan diri menjadi lembaga mandiri dengan nama Politeknik Negeri Jakarta berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
Politeknik Negeri Jakarta menerapkan sistem pembelajaran yang mirip dengan dunia lapangan kerja, serta mengedepankan praktik langsung. Maka mahasiswa diharapkan sesudah lulus mengusai teknik-teknik yang diajarkan di perkuliahan dan menghasilkan lulusan yang rofesional serta memenuhi kualifikasi industri. 

Selain sistem pembelajaran yang berbeda dengan universitas lain, Politeknik Negeri Jakarta juga memiliki fakta menarik lainnya, Berikut fakta menarik kuliah di Politeknik Negeri Jakarta :


1. Sistem Pembelajaran yang Berbeda dengan Universitas atau Institusi Lainnya

Di Universitas atau Institut biasanya mahasiswa akan banyak mempelajari teori daripada praktek, berbeda dengan Politeknik Negeri Jakarta. Di PNJ mahasiswa menerapkan sistem teori 45% dan praktik 55%, dengan mempertemukan ilmu dan teknologi yang sesuai komposisi  untuk menghasilkan lulusan yang profesional dan memenuhi kualifikasi industri. Sistem ini membuat mahasiswa siap dan tanggap untuk dapat terjun ke dunia industri saat mereka lulus.

Berbeda dengan universitas lain yang memilih SKS (Satuan Kredit Semester) dalam satu semester, mahasiswa PNJ tidak bisa memilih SKS karena jadwal mata kuliah (tidak bisa ditambah atau dikurang) yang sudah ditetapkan oleh setiap jurusan. Sistem paket yang dimaksudkan yaitu setiap mahasiswa wajib mengikuti semua mata kuliah yang tercantum dalam kurikulum dengan total SKS per semester.
 

2. Lebih Banyak Kuliah Praktikum 

PNJ lebih mengutamakan praktik dengan sistem perkuliahan, menggunakan sistem paket dengan jumlah SKS yang disesuaikan dalam industri. Begitu pun dengan Praktik Industri, misalnya program Diploma 3 yaitu belajar teori dan praktik selama lima semester dan satu semester digunakan untuk magang di industri. Dengan pola ini, mahasiswa politeknik memiliki keahlian sesuai yang dibutuhkan oleh industri. 


3. Naik Bipol atau Bikun?

Mengingat jumlah mahasiswa yang sangat banyak, PNJ menyediakan bipol atau bus poltek untuk memudahkan mahasiswa saat pergi dan pulang dari kampus. Selain bipol, mahasiswa juga diperbolehkan menaiki bikun (bus kuning) Universitas Indonesia karena rute yang sama. namun, pemberhentian bikun hanya sampai halte depan PNJ sehingga mahasiswa harus berjalan kaki kedalam sekitar 400 m.


4. Jurusan Teknik atau Jurusan Niaga ?

Mahasiswa jurusan Teknik lebih mendominasi kaum pria daripada wanitanya. Sedangkan mahasiswa jurusan niaga, seperti: akuntansi, administrasi disebut dengan kampus puteri, tetapi dengan begitu tidak ada diskriminasi gender pada mahasiswa PNJ. Terbagi menjadi 2 jurusan umum yaitu Jurusan Teknik dan Niaga. Jurusan Teknik terdiri dari Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Informatika dan Komputer, Teknik Grafika dan Penerbitan. Sedangkan Jurusan Niaga terdiri dari Akuntansi dan Administrasi Niaga   

5. Program Kerjasama 

Politeknik Negeri Jakarta melakukan beberapa program kerjasama dengan sesama institusi pendidikan maupun industri, Para lulusan SLTA diberi kesempatan untuk melanjutkan pendidikan diploma pada Program Kerjasama PNJ dengan beberapa lembaga/ Institusi/ perusahaan, baik dalam maupun luar negeri. Para lulusan program kerjasama ini langsung diangkat menjadi karyawan, antara lain :

  • Kerjasama dengan Badak LNG - LNG Academy
  • Kerjasama dengan Holcim - Holcim Academy
  • Kerjasama dengan Asia e-University Malaysia
  • Kerjasama dengan GMF Aeroasia - Garuda Indonesia
  • Kerjasama dengan PT Solusi Bangun Indonesia TBK
  • Kerjasama dengan CCIT FT Universita Indonesia
  • Kerjasama dengan PT Formosa Teknologi Sentral
  • Kerjasama dengan B2PLKLN (BLK Cevest Bekasi)
Continue reading Sistem Pembelajaran Menarik di Politeknik Negeri Jakarta

Selasa, 27 Oktober 2020

Nuansa Ngopi Ala Jepang di Kyo Coffee Jakarta

 

Sumber: Instagram kyocoffee.id


Coffee shop di Jakarta semakin beragam dan menawarkan lebih dari sekedar minuman dan makanan. Selain keramahtamahannya, coffee shop pun kini menjadi tempat pelepas rindu traveling ke luar negeri. Salah satunya adalah beberapa coffee shop di Jakarta yang menawarkan suasana Jepang.


Salah satu kedai kopi terbaru yang menerapkan konsep Jejepangan ini adalah Kyo Coffee yang hadir di sudut kota Jakarta. Mulai dari minuman, interior, hingga taman zen, kamu bisa singgah ke coffee shop ala Jepang di Jakarta ini jika ingin sekedar melepas rindu akan negeri sakura.


Kyo Coffee berlokasi di Jalan Wirajasa Blok ZN Nomor 1 RT 10/RW 001 Cipinang Melayu, Jakarta Timur ini menawarkan konsep seperti di Negeri Matahari Terbit, desain interior Kyo Coffee begitu fotogenik. Interior kayu warna coklat begitu mendominasi. Dipadukan dengan tembok natural yang tidak dicat untuk menambah kentalnya suasana Jepang.


Kyo Coffee juga memiliki deretan kaca-kaca kecil yang dikombinasikan dengan kayu untuk menambah kesan estetis dan menjadi latar belakang yang cocok untuk foto-foto. Tak ayal, konsumen yang datang lebih banyak menghabiskan waktu guna mencari dan memilih spot idaman untuk berfoto dan dibagikan di media sosial.


Kedai kopi ini juga memiliki menu yang bervariasi. Untuk yang ingin kopi, ada espresso, americano, cappuccino, cafe latte, piccolo, dan mocha. Pengunjung juga bisa menikmati manual brew yang ada yaitu Kyo Coffee Cold Brew. 


Kyo Coffee buka tiap hari Selasa hingga Minggu. Jika ingin berkunjung harap perhatikan jam bukanya. Pada hari Selasa-Kamis buka pukul 07.00-18.00 WIB, Jumat buka pukul 13.00-21.00 WIB, Sabtu buka pukul 07.00-21.00 WIB, dan Minggu buka pukul 07.00-18.00 WIB.




Continue reading Nuansa Ngopi Ala Jepang di Kyo Coffee Jakarta

Senin, 26 Oktober 2020

Cinema Drive-in Pertama di Jakarta

Sumber: Google

Cinema Drive-in pertama di Jakarta hadir di Senayan Park. Mall yang dikenal dengan panggilan SPark ini berlokasi di Jl. Gerbang Pemuda No.3, RT.1/RW.3, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10270. 

Ternyata mall ini baru dibuka pada bulan Agustus kemarin. Dulunya, tempat ini bernama Taman Ria Senayan yang sangat terkenal dan menjadi tempat favorit kawula muda untuk sekadar nongkrong dan kongkow bersama teman-teman


Skylight Cinema
dihadirkan untuk memenuhi keinginan masyarakat yang rindu untuk melakukan aktivitas menonton film yang sejak pandemi Covid-19 bioskop menghentikan operasinya untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

Skylight Cinema dibuka untuk publik mulai 5-30 September 2020. Cinema drive-in ini diusung oleh Jakarta Experience Board (JXB) yang bekerja sama dengan Senayan Park, MRA Media, dan PT Cinemaxx Global Pasifik.

Tidak hanya menonton, pengunjung juga akan dimanjakan dengan berbagai jenis makanan ringan dan pilihan minuman untuk menemani acara menonton yang tersedia di area food stall yang berada di area Skylight Cinema. Scan barcode menu tersedia untuk memudahkan penonton melakukan pemilihan dan pemesanan makanan dan minuman yang akan diantarkan langsung ke mobil penonton.

pengunjung tidak perlu khawatir karena Skylight Cinema menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan peraturan pemerintah, seperti pengecekan suhu tubuh, mewajibkan penggunaan masker dan hand sanitizer, penyemprotan desinfektan pada mobil pengunjung hingga pengunjung tidak diperkenankan untuk turun dari mobil selama film berlangsung.


Continue reading Cinema Drive-in Pertama di Jakarta

Sabtu, 24 Oktober 2020

Kegiatan Wisuda dan Dies Natalis Kampus PNJ pada Masa Pandemi

 

Sumber: Instagram Gemagazine_pnj


kampus Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) menggelar wisuda ke-36 dan dies natalis ke-38 bersamaan pada Sabtu, 24 Oktober 2020 di Trans Studio Cibubur. Karena Pandemi Covid-19 yang belum usai, maka wisuda ke-36 dan dies natalis ke-38 diadakan secara hybrid yaitu memadukan sebagian peserta yang hadir secara langsung (offline) dan lainnya hadir secara online.

Mengusung tema " Dengan Sistem Pendidikan Berbasis Industri, Pnj Meluluskan Tunas Bangsa yang Kompeten, Berkarakter, dan Berdaya Saing Internasional ", wisuda ini ini diikuti 2.173 orang dengan rincian 1.064 wisudawan dan 1.109 wisudawati yang berasal dari berbagai jurusan dan program studi di kampus PNJ.

Sebanyak 677 orang atau 31% diantaranya meraih predikat cum laude. Rincian jumlah wisudawan/wisudawati setiap jurusan adalah Magister Terapan Teknik Elektro 14 orang, Jurusan Teknik Sipil 228 orang, Jurusan Teknik Mesin 287 orang, JurusanTeknik Elektro 414 orang dan Jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan 347 orang.


Kemudian, Jurusan Akuntansi 327 orang, Jurusan Administrasi Bisnis 219 orang, Jurusan Teknik Informatika dan Komputer 236 orang, Program Studi Manajemen Pemasaran WNBK 27 orang, PDD AKN Kota Pekalongan 37 orang dan PDD AKN Kabupaten Demak 37 orang.


Termasuk di dalam para wisudawan/wisudawati tersebut ialah para siswa program kerja sama PNJ dengan berbagai industri dan perguruan tinggi. Antara lain, kerja sama dengan PT Badak LNG, PT PLN, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk., PT Solusi Bangun Indonesia, CCIT Universitas Indonesia, AKN Pekalongan, AKN Demak, Swadharma dan STTJ.


Adapun lima lulusan terbaik tahun ini, yaitu Fajar Wahyuni Prodi D4 Akuntansi Keuangan dengan IPK 3,91 dengan penghargaan Juara 1 Battle of Accounting 2020 ditingkat nasional serta penerima beasiswa S2 dari PNJ, Gita Christiani Putri Prodi D4 Teknik Industri Cetak Kemasan dengan IPK 3,91, Satria Arief Aditya prodi Magister Terapan Teknik Elektro dengan IPK 3,77. 


Serta lulusan terbaik non akademik yaitu Nurul Asma dari Prodi D3 Telekomunikasi dengan IPK 3,04 penerima medali emas Taekwondo Valentino CUP GAP Open dan sebagai juara 3 kategori umum tingkat nasional tahun 2018.


Continue reading Kegiatan Wisuda dan Dies Natalis Kampus PNJ pada Masa Pandemi

Jumat, 23 Oktober 2020

Sate Maranggi Khas Purwakarta yang Sangat Melegenda

 

Sumber: Dokumentasi Pribadi
 

Salah satu kuliner asli Purwakarta yang paling terkenal, bahkan menjadi salah satu jajanan kaki lima favorit dunia menurut World Street Food Congress pada 2016 yaitu Sate Maranggi.  Sate ini berasal dari Purwakarta, Jawa Barat.


Berbagai macam Sate di Indonesia memiliki ciri khas nya tersendiri, begitu pun Sate Maranggi yang berbeda dengan sate pada umumnya. Setiap tusuknya hanya terdapat 3 potong daging sapi yang ukuran besar.


Sate Maranggi disajikan lengkap dengan nasi yang dibalut daun pisang serta sambal tomat dan cabai hijau khas nya. Dengan harga Rp. 5000,00 / tusuk, sate Maranggi tidak hanya menyediakan daging sapi, ada daging kambing dan ayam.


Selain Sate Sapi, Sop Iga, Soto Dengkul dan Gule Kambing juga menjadi menu favorit di warung sate ini.





Pengunjung warung sate ini datang dari Bandung, Jakarta dan beberapa kota lainnya. Bahkan, pengendara yang melalui jalan tol Purbaleunyi, kadang sengaja keluar tol Sadang atau Kopo untuk mampir di warung ini.

Meski ramai pengunjung, warung sate ini bisa menampung ratusan pengunjung. Tempatnya sangat luas dan terbuka. Selain itu, tempat parkir yang disediakan juga tidak kalah luas. Bisa menampung belasan bahkan puluhan kendaraan.



Continue reading Sate Maranggi Khas Purwakarta yang Sangat Melegenda

Kamis, 01 Oktober 2020

Ide Olahraga di Rumah Selama Social Distancing

 

sumber: google
Sumber:iStock photo


Dalam upaya menangani wabah virus Corona yang semakin meluas, pemerintah mengharuskan mengambil sikap, presiden Republik Indonesia , Joko Widodo, menganjurkan masyarakat untuk menerapkan social distancing atau pembatasan social guna menghadapi pandemi COVID-19.

Selama masa darurat virus corona, tempat gym dan pusat olahraga tutup. Olahraga di rumah merupakan pilihan paling bijak selama social distancing berlangsung.. Tempat gym dan pusat olahraga lainnya merupakan salah satu tempat penyebaran virus corona. Olahraga di rumah juga bisa menjadi salah satu upaya social distancing, agar rantai penyebaran virus corona bisa terputus. 

Menjaga kebugaran tubuh dengan berolahraga di rumah adalah salah satu cara untuk mencegah tertular virus corona. Nah, berikut beberapa pilihan olahraga yang mudah dan murah, yang bisa kamu lakukan di rumah:

  • Kardio
Jenis olahraga kardio adalah olahraga yang efektif membakar lemak dan membuat tubuh berkeringat. Untungnya olahraga ini bisa dilakukan di rumah sehingga mengurangi risiko kamu terjangkit COVID-19. Jika kamu memiliki treadmill, sepeda statis atau alat kardio lainnya di rumah, maka kamu bisa memanfaatkannya. Namun, jangan khawatir, lompat tali atau skipping juga bisa menjadi alternatif. 

  • Senam Aerobik
Jika tidak memiliki alat latihan kardio, kamu bisa melakukan senam aerobik yang memiliki manfaat yang serupa. Olahraga satu ini juga menjadi pilihan yang menarik untuk dilakukan selama di rumah. Kamu bisa melakukan senam zumba misalnya, dengan mengikuti video tutorial atau bahkan bersama teman-teman di rumah masing-masing lewat video conference. Senam aerobik juga mampu meredakan gejala depresi dan gangguan cemas yang dihadapi selama pandemi ini. 

  • Yoga. 
Olahraga ini mungkin terkesan mudah dan sederhana. Namun, jika dilakukan dengan sungguh-sungguh, olahraga ini juga tergolong efektif membakar lemak dan membuat tubuh berkeringat. Bonusnya lagi, beberapa gerakan yoga dapat membuat kamu lebih tenang dan santai. Sehingga kecemasan yang sering muncul selama pandemi ini bisa berkurang. Beberapa manfaat yoga lainnya adalah menjaga metabolisme tubuh, meningkatkan pernapasan, memperkuat energi serta vitalitas. Kamu bisa melakukannya di rumah dengan mengikuti video tutorial yang banyak tersedia di internet.

  • Lompat Tali
Olahraga yang satu ini bisa jadi solusi bagi kamu yang ingin sesuatu yang mudah dan simpel. Skipping atau lompat tali bisa dilakukan di dalam rumah, tetapi tetap bisa membuat kamu berkeringat dan meregangkan otot. Lakukan olahraga ini setelah melakukan peregangan yang benar. Jika kuat, kamu bisa melakukannya 15 sampai 20 menit per hari.

  • Menari
Kalau kamu bosan melakukan beberapa olahraga tadi, kamu bisa mencoba menari. Cukup putar musik favorit kamu sebagai pengiring, dan lakukan beberapa gerakan sederhana yang membuat seluruh anggota tubuh bergerak. Meski tidak seserius olahraga lainnya, menari bisa jadi solusi lain untuk tetap bergerak dan hidup sehat saat berada di rumah.
Continue reading Ide Olahraga di Rumah Selama Social Distancing